Artikel

Tak sabar ingin bepergian? Ayo cari tahu apa saja yang harus disiapkan

Tak sabar ingin bepergian? Ayo cari tahu apa saja yang harus disiapkan

Travelling di masa pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan. Ada banyak hal penting yang wajib diketahui.
Thursday, 10 December 2020 18:47
pandemi covid-19  penularan COVID-19  vaksin  vaksin Covid-19  

Semakin meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Indonesia, tentu membuat kita semakin waspada. Cara awal pencegahan yang bisa kita lakukan yaitu dengan menjaga kebersihan dan kesehatan.

Dengan melakukan berbagai upaya pencegahan plus mengikuti anjuran pemerintah secara disiplin, bukan tidak mungkin semua akan kembali 'normal' lebih cepat.

Kabar baik tentang efektivitas vaksin Covid-19 membawa harapan bagi para pelaku industri pariwisata. Dengan adanya vaksin, risiko penularan hingga kematian karena virus Corona diharapkan bisa menurun, sehingga masyarakat tak perlu lagi takut untuk bepergian.

Waktu yang tepat untuk bepergian

Kendati berada di tengah pandemi covid-19, hasrat seorang manusia untuk berlibur tetaplah ada. Sebab, liburan sangatlah penting untuk menghilangkan penat, terutama setelah bekerja keras. Namun, traveling atau liburan di tengah pandemi virus corona covid-19 menuntut seseorang harus lebih berhati-hati. Sebabnya, kasus penyakit ini belum menunjukkan tanda-tanda bakal menghilang.

Namun, bagi kalian yang sedang sakit dan orang yang berisiko termasuk mereka yang lanjut usia dan orang dengan penyakit kronis atau kondisi kesehatan yang mendasarinya, disarankan untuk menunda atau menghindari perjalanan internasional ke dan dari daerah dengan penularan komunitas.

Sedikit catatan, WHO sendiri merekomendasikan bahwa prioritas harus diberikan pada perjalanan penting untuk keadaan darurat, tindakan kemanusiaan (termasuk penerbangan medis darurat dan evakuasi medis), perjalanan personel penting (termasuk tanggap darurat dan penyedia dukungan teknis kesehatan masyarakat, personel penting di sektor transportasi seperti pelaut dan pejabat diplomatik), dan repatriasi.

Sebuah survei terhadap 4.300 pelanggan awal tahun ini oleh perusahaan asuransi perjalanan Allianz menemukan bahwa 49% akan melakukan perjalanan lagi jika diberi vaksin yang sudah terbukti. Sementara itu, 42% menyatakan persetujuan dari pejabat kesehatan masyarakat sudah cukup.

Hal-hal yang harus diperhatikan

Dalam rangka memutuskan untuk bepergian, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Diantaranya adalah; epidemiologi lokal dan pola penularan, kesehatan masyarakat nasional dan tindakan sosial untuk mengendalikan wabah baik di negara keberangkatan maupun di negara tujuan; kapasitas layanan kesehatan dan kesehatan masyarakat di tingkat nasional dan subnasional untuk menangani kasus yang dicurigai dan dikonfirmasi di antara para pelancong, termasuk di titik masuk (pelabuhan, bandara, penyeberangan darat) untuk mengurangi dan mengelola risiko impor atau ekspor penyakit; dan pengetahuan yang berkembang tentang penularan COVID-19 dan fitur klinisnya.

Selain risiko kesehatan masyarakat yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19, negara juga harus mempertimbangkan pertimbangan ekonomi, politik, dan sosial lainnya saat memutuskan untuk melanjutkan perjalanan internasional. Pertimbangan seperti itu harus dinilai dengan pemangku kepentingan yang relevan dan ahli serta otoritas yang sesuai.

Pemerintah saat ini sedang berupaya menghadirkan vaksin untuk mengatasi penularan Covid-19. Keberhasilan program vaksinasi akan mendorong perbaikan ekonomi, terutama di sektor pariwisata yang mengalami dampak paling parah.

Sertifikat vaksinasi atau profilaksis internasional (ICVP) - yang harus dibawa para pelancong untuk memasuki negara-negara tertentu yang mewajibkan vaksinasi demam kuning, atau untuk keluar dari negara-negara yang berisiko polio tinggi - dapat menjadi tambahan berikutnya untuk perlengkapan perjalanan di era setelah pandemi.

Ketika berita tentang beberapa vaksin Covid-19 yang efektif menawarkan sedikit pencerahan di ujung terowongan, akankah industri perjalanan dan pariwisata - salah satu yang paling terdampak oleh pandemi - akan segera pulih?

Source
https://www.who.int/news-room/articles-detail/public-health-considerations-while-resuming-international-travel
https://edition.cnn.com/travel/article/covid-vaccine-travel/index.html

Posted By vaksinuntukkita

Artikel terkait

  • Vaksin  AyoVaksin  

    Sama-sama kita berbagi informasi yang saling membuka mata tentang #VaksinUntukKita.

  • vaksin Covid-19  pandemi Covid-19  Jokowi  

    Berbagai persiapan saat ini tengah dilakukan pemerintah supaya masyarakat bisa mendapatkan vaksin Covid-19 dalam waktu dekat. Persiapan-persiapan itu di antaranya meliputi penyediaan tenaga medis handal dan pembuatan sistem satu data terintegrasi supaya vaksin Covid-19 bisa didistribusikan dengan lancer serta tepat sasaran.

  • vaksin covid-19  Presiden Jokowi  Sinovac  

    Dilansir di laman cnbcindonesia.com, Presiden juga mengatakan selain vaksin dalam bentuk jadi, akan juga tiba 45 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku yang akan diproses lebih lanjut oleh Bio Farma.

  • vaksin covid-19  vaksinasi  imunisasi  

    Dilansir di laman Galamedia menjelaskan, peran vaksin dalam kehidupan manusia tak main-main. Vaksin bisa melindungi kita terhadap lebih dari 25 penyakit yang melemahkan atau mengancam jiwa. Mulai dari campak, polio, tetanus, difteri, meningitis, influenza, tetanus, tifus, dan kanker serviks.

  • vaksin covid-19  pandemi  sekolah online  

    Pemerintah hanya mengizinkan sekolah di dalam wilayah dengan penyebaran Covid-19 yang rendah untuk bisa kembali menggelar pembelajaran tatap muka dengan syarat tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

  • Bukan hanya Indonesia, hampir semua negara kini tengah mempersiapkan proses vaksinasi agar publik dapat mendapatkan akses terbaik secara transparan dan terukur.