Artikel

Vaksin Tiba, Bagaimana Rekam Jejak Indonesia Dalam Pencegahan Penyakit?

Vaksin Tiba, Bagaimana Rekam Jejak Indonesia Dalam Pencegahan Penyakit?

Saturday, 02 January 2021 21:03
vaksin covid-19  vaksinasi  imunisasi  

Saat ini terdapat dua penyakit yang dikategorikan bebas di Indonesia, yakni cacar dan polio. Selain itu, penyakit tetanus pada ibu hamil dan bayi baru lahir pun sudah berhasil ditekan sehingga tidak lagi menjadi masalah kesehatan masyarakat. Hal ini merupakan keberhasilan yang didapatkan dari vaksinasi atau imunisasi yang diberikan secara nasional.

Dengan tibanya vaksin Covid-19 di Indonesia, bagaimana sih rekam jejak Indonesia dalam pencegahan dan penyakit di Indonesia?

Tahun 1980, Indonesia sudah menghentikan imunisasi cacar karena tidak ada lagi kasus penyakit cacar di dunia termasuk Indonesia berkat upaya imunisasi yang dilakukan sejak Tahun 1956. Tahun 2014 Indonesia dan negara-negara anggota regional Asia Tenggara (SEARO) mendapatkan sertifikat bebas polio. Kemudian pada 2016, Indonesia dinyatakan telah berhasil mengeliminasi tetanus, terutama pada ibu hamil dan bayi baru lahir. Semua ini merupakan upaya 20 tahunan.

Yang dilakukan pemerintah adalah melalui imunisasi, imunisasi secara massif yang pernah dilakukan pemerintah adalah program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dimulai pada tahun 1995. PIN saat itu merupakan program untuk mengeradikasi virus polio.

Pemberian vaksin oral polio pada 1995-1997 diberikan pada siapa saja, tanpa memandang seseorang itu sudah diberikan vaksin polio secara rutin atau belum. Bagi yang telah mendapat imunisasi polio rutin, maka pemberian kembali vaksin polio akan memperkebal daya tahan tubuhnya. Mereka yang belum mendapat vaksin polio, maka bisa dikatakan mendapatkan imunisasi dasar.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) vaksinasi merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyakit. Karena membantu sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan melawan patogen seperti virus atau bakteri, yang kemudian membuat tubuh aman dari penyakit yang disebabkannya.

Bagaimana Sih Cara Kerja Vaksin di Tubuh Kita?

Dilansir di laman Galamedia menjelaskan, peran vaksin dalam kehidupan manusia tak main-main. Vaksin bisa melindungi kita terhadap lebih dari 25 penyakit yang melemahkan atau mengancam jiwa. Mulai dari campak, polio, tetanus, difteri, meningitis, influenza, tetanus, tifus, dan kanker serviks.

Lalu, bagaimana cara kerja vaksin virus corona dalam tubuh? Sebenarnya, cara vaksin Covid-19 tak berbeda jauh pada vaksin pada umumnya. Vaksin sendiri merupakan suatu bahan atau produk yang digunakan untuk menghasilkan sistem imun dari berbagai penyakit.

Di dalam vaksin terdapat berbagai produk biologi dan bagian dari virus atau bakteri, maupun virus atau bakteri yang sudah dilemahkan. Nah, produk inilah yang berguna untuk merangsang munculnya antibodi atau kekebalan tubuh.

Sejak vaksin ditemukan, sejumlah penyakit yang dulunya mematikan dan membuat kelumpuhan, menjadi sangat jarang atau punah. Salah satu kesuksesan vaksin yang paling besar adalah ketika WHO berhasil menghapuskan cacar dengan cara memperluas cakupan vaksinasi cacar hingga ke seluruh dunia pada tahun 1956. Hingga pada akhirnya di tahun 1980 cacar dinyatakan telah tereradikasi.

Dengan kata lain, cara kerja vaksin virus corona sama dengan vaksin lainnya. Vaksin Covid-19 akan merangsang sistem imunitas untuk membuat zat kekebalan tubuh (antibodi) yang bertahan cukup lama. Nah, zat ini nantinya akan melawan antigen dari patogen (virus corona) Covid-19 masuk ke dalam tubuh.
Nah, bila antigen penyakit Covid-19 menyerang kembali, maka akan muncul reaksi imunitas yang kuat dari tubuh. Tujuannya untuk menghancurkan antigen tersebut.

Oleh karena itu, syarat utama bagi vaksin adalah keamanannya. Target pemberian vaksin adalah, agar orang sehat tetap sehat dan menjadi kebal terhadap vaksin tertentu," ucapnya. Sebelum vaksin diedarkan, pandemi ataupun wabah seperti Covid-19 dapat disikapi dengan pelaksanaan protokol kesehatan. Protokol ini seperti yang tengah dikampanyekan oleh Satgas Covid-19, yakni Pakai Masker, cuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak hindari kerumunan.

Source
https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201118111053-260-571248/belajar-dari-keberhasilan-vaksin-usir-polio
http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20170429/1420692/vaksin-indonesia-berhasil-membasmi-cacar-dan-polio-serta-mengeliminasi-tetanus/
https://galamedia.pikiran-rakyat.com/humaniora/pr-351070260/vaksin-covid-19-sudah-tiba-di-indonesia-berikut-cara-kerja-vaskin-dalam-tubuh-dan-manfaatnya?page=2

Posted By vaksinuntukkita

Artikel terkait

  • Vaksin  AyoVaksin  

    Sama-sama kita berbagi informasi yang saling membuka mata tentang #VaksinUntukKita.

  • vaksin Covid-19  pandemi Covid-19  Jokowi  

    Berbagai persiapan saat ini tengah dilakukan pemerintah supaya masyarakat bisa mendapatkan vaksin Covid-19 dalam waktu dekat. Persiapan-persiapan itu di antaranya meliputi penyediaan tenaga medis handal dan pembuatan sistem satu data terintegrasi supaya vaksin Covid-19 bisa didistribusikan dengan lancer serta tepat sasaran.

  • vaksin covid-19  Presiden Jokowi  Sinovac  

    Dilansir di laman cnbcindonesia.com, Presiden juga mengatakan selain vaksin dalam bentuk jadi, akan juga tiba 45 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku yang akan diproses lebih lanjut oleh Bio Farma.

  • vaksin covid-19  vaksinasi  imunisasi  

    Dilansir di laman Galamedia menjelaskan, peran vaksin dalam kehidupan manusia tak main-main. Vaksin bisa melindungi kita terhadap lebih dari 25 penyakit yang melemahkan atau mengancam jiwa. Mulai dari campak, polio, tetanus, difteri, meningitis, influenza, tetanus, tifus, dan kanker serviks.

  • vaksin covid-19  pandemi  sekolah online  

    Pemerintah hanya mengizinkan sekolah di dalam wilayah dengan penyebaran Covid-19 yang rendah untuk bisa kembali menggelar pembelajaran tatap muka dengan syarat tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

  • Bukan hanya Indonesia, hampir semua negara kini tengah mempersiapkan proses vaksinasi agar publik dapat mendapatkan akses terbaik secara transparan dan terukur.